Surabaya, 31 Januari 2026 — Dalam rangka monitoring dan penguatan hubungan kemitraan, pimpinan STAI Taswirul Afkar Surabaya melakukan kunjungan ke empat madrasah mitra PPL pada Sabtu, 31 Januari 2026. Rombongan dipimpin langsung Ketua STAI Taswirul Afkar Surabaya, Dr. H. Fathurrahman AR, M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua I Bidang Kurikulum, Dr. H. Rangga Sa’adillah S.A.P, M.Pd.I., serta Wakil Ketua II Bidang Kemahasiswaan, Dr. Mohammad Saro’i, M.Pd.I. Madrasah yang dikunjungi meliputi MA Sunan Giri, SMA Nurul Huda, MA Miftahul Ulum, dan MA Ibnu Husain.
Kunjungan dimulai di MA Sunan Giri, tempat pimpinan kampus diterima hangat oleh kepala madrasah, dewan guru, serta pembimbing PPL. Dalam pertemuan singkat, Fathurrahman menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kerja sama yang telah terjalin. Ia menekankan pentingnya monitoring sebagai upaya menjamin mutu pelaksanaan PPL, memastikan mahasiswa mendapat pengalaman praktik mengajar yang optimal, serta menampung masukan dari pihak madrasah untuk peningkatan program ke depan.
Selanjutnya rombongan menuju SMA Nurul Huda. Di sini diskusi berfokus pada kesiapan peserta PPL menghadapi dinamika kelas dan integrasi kurikulum kampus dengan kebutuhan madrasah. Rangga Sa’adillah menyoroti aspek kurikulum dan evaluasi: “Kami ingin memastikan materi pembekalan PPL relevan dengan kurikulum madrasah sehingga transfer ilmu dan keterampilan dapat berjalan efektif.” Para guru pembimbing menyampaikan beberapa tantangan di lapangan, termasuk kebutuhan model pembelajaran berbasis digital dan manajemen kelas untuk siswa dengan kebutuhan berbeda.
Kunjungan berikutnya ke MA Miftahul Ulum memunculkan dialog produktif mengenai pembimbingan mahasiswa PPL. Wakil Ketua II, Mohammad Saro’i, menggarisbawahi pentingnya bimbingan akademik dan non-akademik bagi mahasiswa selama PPL agar profesionalisme dan etika mengajar terjaga. Ia juga mengajak madrasah untuk aktif memberi umpan balik tertulis mengenai kinerja mahasiswa sehingga pihak kampus dapat melakukan pembinaan tepat sasaran.
Di MA Ibnu Husain sebagai lokasi penutup, diskusi melibatkan kepala madrasah, guru, serta beberapa mahasiswa PPL yang turut berbagi pengalaman. Mahasiswa menyampaikan apresiasi atas kesempatan praktik dan menyarankan penambahan sesi observasi sebelum praktik mengajar. Kepala madrasah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan PPL sebagai bagian dari kontribusi madrasah pada pengembangan calon pendidik.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan lancar dan penuh nuansa silaturahmi. Pimpinan kampus tidak hanya mengecek administrasi dan pelaksanaan program, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan tantangan yang dihadapi madrasah mitra. Hasil pertemuan merekomendasikan beberapa tindak lanjut: peningkatan koordinasi pra-PPL antara kampus dan madrasah, penguatan modul pembekalan termasuk aspek teknologi pendidikan, serta mekanisme umpan balik berkala bagi mahasiswa. Selain itu ditekankan pula penguatan jejaring kemitraan untuk program pengembangan profesional di masa mendatang.
Kunjungan ini menegaskan komitmen STAI Taswirul Afkar Surabaya dalam menghasilkan tenaga pendidik unggul melalui kolaborasi erat dengan madrasah mitra. Semangat kebersamaan dan saling mendukung yang ditunjukkan pada hari itu diharapkan menjadi modal penting bagi keberhasilan PPL dan peningkatan kualitas pendidikan di tingkat madrasah. (Abd)
Kunjungan dimulai di MA Sunan Giri, tempat pimpinan kampus diterima hangat oleh kepala madrasah, dewan guru, serta pembimbing PPL. Dalam pertemuan singkat, Fathurrahman menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kerja sama yang telah terjalin. Ia menekankan pentingnya monitoring sebagai upaya menjamin mutu pelaksanaan PPL, memastikan mahasiswa mendapat pengalaman praktik mengajar yang optimal, serta menampung masukan dari pihak madrasah untuk peningkatan program ke depan.
Selanjutnya rombongan menuju SMA Nurul Huda. Di sini diskusi berfokus pada kesiapan peserta PPL menghadapi dinamika kelas dan integrasi kurikulum kampus dengan kebutuhan madrasah. Rangga Sa’adillah menyoroti aspek kurikulum dan evaluasi: “Kami ingin memastikan materi pembekalan PPL relevan dengan kurikulum madrasah sehingga transfer ilmu dan keterampilan dapat berjalan efektif.” Para guru pembimbing menyampaikan beberapa tantangan di lapangan, termasuk kebutuhan model pembelajaran berbasis digital dan manajemen kelas untuk siswa dengan kebutuhan berbeda.
Kunjungan berikutnya ke MA Miftahul Ulum memunculkan dialog produktif mengenai pembimbingan mahasiswa PPL. Wakil Ketua II, Mohammad Saro’i, menggarisbawahi pentingnya bimbingan akademik dan non-akademik bagi mahasiswa selama PPL agar profesionalisme dan etika mengajar terjaga. Ia juga mengajak madrasah untuk aktif memberi umpan balik tertulis mengenai kinerja mahasiswa sehingga pihak kampus dapat melakukan pembinaan tepat sasaran.
Di MA Ibnu Husain sebagai lokasi penutup, diskusi melibatkan kepala madrasah, guru, serta beberapa mahasiswa PPL yang turut berbagi pengalaman. Mahasiswa menyampaikan apresiasi atas kesempatan praktik dan menyarankan penambahan sesi observasi sebelum praktik mengajar. Kepala madrasah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan PPL sebagai bagian dari kontribusi madrasah pada pengembangan calon pendidik.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan lancar dan penuh nuansa silaturahmi. Pimpinan kampus tidak hanya mengecek administrasi dan pelaksanaan program, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan tantangan yang dihadapi madrasah mitra. Hasil pertemuan merekomendasikan beberapa tindak lanjut: peningkatan koordinasi pra-PPL antara kampus dan madrasah, penguatan modul pembekalan termasuk aspek teknologi pendidikan, serta mekanisme umpan balik berkala bagi mahasiswa. Selain itu ditekankan pula penguatan jejaring kemitraan untuk program pengembangan profesional di masa mendatang.
Kunjungan ini menegaskan komitmen STAI Taswirul Afkar Surabaya dalam menghasilkan tenaga pendidik unggul melalui kolaborasi erat dengan madrasah mitra. Semangat kebersamaan dan saling mendukung yang ditunjukkan pada hari itu diharapkan menjadi modal penting bagi keberhasilan PPL dan peningkatan kualitas pendidikan di tingkat madrasah. (Abd)